Hari ini adalah tanggal 21 April 2011, diperingati sebagai HARI KARTINI. Secara pribadi aku tidak mengenal sosok Ibu Kartini, yang sedari aku sekolah selalu di dengung-dengungkan sebagai pahlawan wanita, emansipasi wanita, padahal aku lebih suka memakai kata perempuan daripada wanita .
Mungkin semua orang hanya hapal tanggal lahirnya tetapi bisa saja tidak tahu tahun kelahirannya,beliau bernama lengkap Raden Adjeng Kartini lahir di Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1879 -meninggal di Rembang, Jawa Tengah, 17 September 1904 pada umur 25 tahun . Duh usia yang masih sangat muda belia .
Kartini meninggal tepat 4 hari setelah melahirkan anak pertama sekaligus anak terakhirnya yang lahir pada tanggal 13 September 1904 . Sebabnya meninggal tidak diketahui , mungkin pendarahan atau mungkin karena ketika itu dunia kedokteran belumlah secanggih sekarang. Hiks .. surga untuknya Amin .. .
Semasa hidupnya kartini memang mempunyai pikiran yang diluar kotak, tidak seperti perempuan lain yang seusianya , kartini sudah berpikiran maju dan senang sekali membaca dan yang sudah pasti menulis, dari keduanya beliau meluaskan cakrawala pengetahuannya tentang kehidupan sosial disekitar dan yang sudah pasti tentang masalah ke-perempuan-nan yang sering sekali menjadi perhatiannya. Baca saja disini, semua tentang beliau bisa di pahami.
Nah masalahnya sekarang apa kita para perempuan berterima kasih dengan segala daya upaya yang sudah di kerjakan oleh Ibu kita kartini dulu sehingga membuat kita para perempuan hampir sejajar atau malah sudah sejajar dengan laki-laki di muka bumi ini.
Apakah dengan memakai baju kebaya dan merayakan nya di kantor atau anak-anak TK / play group diminta untuk memakai baju trandisional dalam rangka memperingati hari kartini bisa dibilang kita berterima kasih pada beliau? Hmm mungkin saja .
Tertarik dengan perempuan di jaman sekarang, seakan gender tidak ada lagi hambatan, semua lini pekerjaan sudah bisa dimasuki oleh perempuan, sebut aja tukang parkir, kernet bis, pengemudi busway, direktur , presiden, ketua parpol, astronot, jendral , name it , semua ada perempuannya , hmm …
Terus hubungan judul ini dengan selingkuhan apa ? ya ternyata juga perselingkuhan sekarang tidak mengenal gender, jaman dulu .. dulu sekali hehehe .. gak tau juga kapan kayaknya yang selingkuh itu pasti laki-laki. Punya pacar di kantor lah, punya pacar di setiap pelabuhan lah -kalau profesi pelaut- , punya pacar pramugari lah - kalau profesinya pilot- atau sebutlah punya WIL deh … [mohon dicatat ini hanya oknum saja bukan untuk menghina sebuah profesi] .
Jadi sepertinya sekarang atas semua itu perempuan juga banyak yang melakukan selingkuh , baik itu secara terang-terangan -pake lampu kali ya hehehehe- atau diam-diam sementara keluarga tetap terjaga. Malah ada yang menyebar tips aman selingkuh di BM .
Apa dulu Kartini berpikir kalau emansipasi yang beliau ciptakan akan seperti ini adanya ? . Sudah pasti gak dong, ini hanya sisi negative dari seorang manusia perempuan yang merasa bahwa dia juga bisa melakukan apapun yang laki-laki bisa lakukan.
Biar bagaimanapun , aku sangat berterima kasih dengan Ibu Kartini , walaupun tidak pernah baca surat-suratnya, tidak pernah membaca serius tentang sepak terjang dimasa kehidupannya . Yang pasti kehidupannya menginspirasi semua perempuan Indonesia.
Banyak kartini-kartini jaman sekarang yang membuktikan bahwa persamaan derajat itu sangat penting, artinya secara positif adalah perempuan sekarang sudah bisa berperan lebih aktif di rumah tangga, di lingkungan , di negara dan di dunia. Ada banyak perempuan luar biasa disini.
Anyway … Selamat HARI KARTINI to semua perempuan Indonesia